Print ...

Contributor...

  • , Editor:

Path: Top

ANALISIS MENGENAI PELAKSANAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN DAN PELAPORANNYA(Studi kasus pada PT.PG. Krebet Baru Bululawang)

Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2012-06-30 07:36:55
By : Nurlaelah(98620317), Dept. of Accounting
Created : 2003-01-06, with 13 files

Keyword : ellex

Penelitian ini merupakan studi kasus pada unit PT. PG Krebet Baru Bululawang dengan judul “Analisis Mengenai Pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan Pelaporannya”.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan selama tahun 2000 dan 2001, perlakuan akuntansi atas biaya yang telah dikeluarkan sehubungan dengan pelaksanaan tanggung sosial, serta bagaimana perusahaan melaporkan tanggung jawab sosialnya kepada pihak-pihak pemakai informasi keuangan.

Dalam melakukan analisa terhadap pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan, penulis membandingkan biaya-biaya sosial selama tahun 2000 dengan biaya-biaya sosial selama tahun 2001; untuk menganalisa terhadap perlakuan atas biaya-biaya sehubungan dengan pelaksanaan tanggung jawab sosial, penulis menggunakan teori-teori yang ada mengenai akuntansi biaya serta Standar Akuntansi Keuangan sebagai pedoman perlakuan akuntansi atas biaya sosial; dan untuk menganalisa pelaporan atas pertanggung jawab sosial, penulis menggunakan teori tentang akuntansi sosial.

Hasil analisis terhadap pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan selama tahun 2000 dan 2001, mengalami peningkatan sebesar 5,2% yaitu Rp.7.859.770.559,67 di tahun 2000 menjadi Rp. 8.265.969.125,05 di tahun 2001. Hasil analisis terhadap perlakuan akuntansi atas biaya-biaya sosial, perusahaan memperlakukan semua biaya sosial kecuali biaya pengadaan sarana dan prasarana sosial sebagai biaya produksi, sedangkan biaya pengadaan sarana dan prasarana sosial dikapitalisasikan untuk diakui sebagai aktiva perusahaan. Sedangkan hasil analisis terhadap pelaporan pertanggung jawaban sosial, perusahaan selama ini tidak pernah melaporkan tanggung jawab sosialnya secara eksplisit dalam laporan keuangan.

Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, apabila perusahaan tidak memperlakukan semua biaya sosial sebagai komponen biaya produksi, maka biaya produksi perusahaan akan berkurang sebesar Rp. 4.467.664.574,14 untuk tahun 2000 dan Rp. 4.726.142.636,36 untuk tahun 2001, dan biaya administrasi dan umum akan meningkat sebesar penurunan biaya produksi untuk kedua tahun tersebut; Sedangkan format pelaporan pertanggung jawaban sosial perusahaan yang sesuai adalah Outlays Cost Approach.

Berdasarkan kesimpulan di atas, penulis menyarankan bahwa sebaiknya perusahaan merubah kebijakannya dalam memperlakukan biaya-biaya sosialnya,serta hendaknya perusahaan mulai mempertimbangkan untuk melaporkan pertanggung jawaban sosialnya dalam laporan tambahan, sepanjang hal tersebut dapat dilakukan

Description Alternative :

Penelitian ini merupakan studi kasus pada unit PT. PG Krebet Baru Bululawang dengan judul “Analisis Mengenai Pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan Pelaporannya”.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan selama tahun 2000 dan 2001, perlakuan akuntansi atas biaya yang telah dikeluarkan sehubungan dengan pelaksanaan tanggung sosial, serta bagaimana perusahaan melaporkan tanggung jawab sosialnya kepada pihak-pihak pemakai informasi keuangan.

Dalam melakukan analisa terhadap pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan, penulis membandingkan biaya-biaya sosial selama tahun 2000 dengan biaya-biaya sosial selama tahun 2001; untuk menganalisa terhadap perlakuan atas biaya-biaya sehubungan dengan pelaksanaan tanggung jawab sosial, penulis menggunakan teori-teori yang ada mengenai akuntansi biaya serta Standar Akuntansi Keuangan sebagai pedoman perlakuan akuntansi atas biaya sosial; dan untuk menganalisa pelaporan atas pertanggung jawab sosial, penulis menggunakan teori tentang akuntansi sosial.

Hasil analisis terhadap pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan selama tahun 2000 dan 2001, mengalami peningkatan sebesar 5,2% yaitu Rp.7.859.770.559,67 di tahun 2000 menjadi Rp. 8.265.969.125,05 di tahun 2001. Hasil analisis terhadap perlakuan akuntansi atas biaya-biaya sosial, perusahaan memperlakukan semua biaya sosial kecuali biaya pengadaan sarana dan prasarana sosial sebagai biaya produksi, sedangkan biaya pengadaan sarana dan prasarana sosial dikapitalisasikan untuk diakui sebagai aktiva perusahaan. Sedangkan hasil analisis terhadap pelaporan pertanggung jawaban sosial, perusahaan selama ini tidak pernah melaporkan tanggung jawab sosialnya secara eksplisit dalam laporan keuangan.

Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, apabila perusahaan tidak memperlakukan semua biaya sosial sebagai komponen biaya produksi, maka biaya produksi perusahaan akan berkurang sebesar Rp. 4.467.664.574,14 untuk tahun 2000 dan Rp. 4.726.142.636,36 untuk tahun 2001, dan biaya administrasi dan umum akan meningkat sebesar penurunan biaya produksi untuk kedua tahun tersebut; Sedangkan format pelaporan pertanggung jawaban sosial perusahaan yang sesuai adalah Outlays Cost Approach.

Berdasarkan kesimpulan di atas, penulis menyarankan bahwa sebaiknya perusahaan merubah kebijakannya dalam memperlakukan biaya-biaya sosialnya,serta hendaknya perusahaan mulai mempertimbangkan untuk melaporkan pertanggung jawaban sosialnya dalam laporan tambahan, sepanjang hal tersebut dapat dilakukan


Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationD
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id