Print ...

Contributor...

  • Editor: wiwik@jiptunmerpp

Path: Top

Rancangan pengembangan model pembelajaran bahasa Inggris hukum bagi tenaga kerja wanita di perusahaan penyalur tenaga kerja di Kota Madya

Research Report from JIPTUNMERPP / 2003-03-13 10:19:00
By : Kun Aniroh Gunadi, Dra. , Moerti Hadiati Soeroso, SH, Diploma 3 of Tourism - Merdeka University Malang
Created : 1999-03-01, with files

Keyword : Model pembelajaran, bahasa inggris hukum, tenaga kerja, wanita, perusahaan, penyalur
Subject : ENGLISH LANGUAGE - STUDY AND TEACHING (FOR WOMAN EMPLOYMENT)
Call Number (DDC) : 428.340 243 314

Rancangan pengembangan model pembelajaran bahasa Inggris Hukum ini merupakan salah satu upaya untuk membantu tenaga kerja wanita khususnya pembantu rumah tangga yang bekerja di luar negeri dalam meningkatkan kemampuan mereka dalam berbahasa Inggris khusunya bahasa Inggris Hukum sebagai bekal untuk melindungi diri mereka bila menghadapi sesuatu yang tidak diinginkan.

Rancangan Pengembangan Model ini bertujuan mengidentifikasi kesalahan pada tataran kosa kata, pengucapan dan tata bahasa dalam berkomunikasi dalam bahasa Inggris sehari-hari khususnya yang berhubungan dengan rumah tangga, mengindentifikasi pengetahuan hukum yang sudah dimiliki, mengidentifikasi hambatan-hambatan dalam berkomunikasi dengan bahasa Inggris Hukum, mengidentifikasi pembelajaran pengetahuan hukum yang sesuai bagi tenaga kerja wanita, dan membuat rancangan pengembangan model pembelajaran bahasa Inggris Hukum bagi tenaga kerja wanita.

Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan dua tahapan penelitian yaitu tahap eksplorasi, kegiatan yang dilakukan adalah mengidentifikasi kesalahan-kesalahan yang dilakukan tenaga kerja wanita dalam berkomunikasi lisan bahasa Inggris pada tataran kosa kata, pengucapan dan tata bahasa, mengidentifikasi pengetahuan hukum yang sudah dimiliki, dan mengidentifikasi pembelajaran pengetahuan perangkat hukum yang sesuai bagi tenaga kerja wanita.

Pada tahap pengembangan kegiatan yang dilakukan adalah merancang topik-topik pengetahuan hukum yang sesuai bagi tenaga kerja wanita.

Pada tahap pengembangan kegiatan yang dilakukan adalah merancang topik-topik pengetahuan hukum yang diintegrasikan dalam bahasa Inggris lisan dan tulis sebagai rancangan awal pembuatan pembelajaran bahasa Inggris yang berbentuk modul.

Populasi penelitian ini adalah tenaga kerja wanita yang berprofesi sebagai pembantu rumah tangga yang akan diberangkatkan keluar negeri. Sampel diambil secara purposif yang terdiri dari 10 orang. pengambilan data dilakukan pada bulan September dan Oktober 1998.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa para wanita membuat kesalahan-kesalahan pada tataran kosa kata, pengucapan dan tata bahasa. Pada tataran kosa kata kesalahan yang dibuat adalah mengungkapkan kata-kata yang termasuk satu rumpun seperti sheet, blanket, mattress, cup, plate, serta hilangnya beberapa kata bila harus mengucapkan kalimat yang panjang. Pada tataran pengucapan, mereka membuat kesalahan-kesalahan pada konsonan dan nowel yang tidak terdapat dalam bahasa Indonesia, seperti sh, sp, sk, ae, sedangkan pada tataran tata bahasa, kesalahan yang dibuat adalah bentuk struktur yang spesifik yang berasal dari kompleksnya tata bahasa Inggris itu sendiri.

Dari hasil wawancara terungkap bahwa mereka belum memiliki pengetahuan hukum praktis yang berkaitan dengan pekerjaannya. Dengan demikian, hambatan-hambatan yang muncul dalam pembelajaran bahasa Inggris Hukum ini adalah kosa kata-kosa kata baru dalam bahasa Inggris yang sama sekali belum pernah diketahui sebelumnya. Berdasarkan temuan tersebut, dibuat rancangan pembelajaran bahas Inggris Hukum. Rancangan pengembangan model yang diusulkan berupa paket pembelajaran yang berbentuk modul meliputi topik-topik yang berhubungan dengan kontrak kerja, pengetahuan dokumen pasasi, cara mengungkapkan masalah, dan etiket internasional yang diintegrasikan dalam pembelanjaran bahasa Inggris untuk komunikasi sehari-hari yang sudah diberikan, sehingga diharapkan dapat dijadikan sebagai bekal apabila mereka menghadapi hal-hal yang tidak diinginkan.

Description Alternative :

The development of instructional model of English for Law is one of the attempts to empower women workers specifically housemaid who are working in foreign countries in improving their English communication as a tool for protecting themselves from unwanted treatment.

This development such as adultery aims at (a) identifying errors of vocabulary mastery, pronunciation, and structure in everyday English conversation specifically in cvonnection with household duties, (b) identifying knowledge of law they have, (c) identifying obstacles in communicating using English for Law, (d) identifying law learning knowledge which is suitable for women workers, and (e) developing a design of English for Law for women workers.

The two steps conducted to meet the goals are exploration step and development step. In the exploration step, the activities included are (a) identifying the mistakes made by women workers in vocabelary, pronunciation and structure, (b) identifying the knowledge of law they have, and identifying the knowledge of law which is suitable for them. In the development step, the activity comprises designing law topics integrated to oral English and writen English as a first step in designing the English instruction. The population of this research is women workers having profession of house maids who will be sent to foreign countries. The sample was drawn purposively consisting of ten persons. Data was collected on October 1998.

The result of this research shows that women workers made mistakes in vocabularies, pronunciation, and structure. In vocabulary, the mistake is the confusion of expressing words in the same area, for example instead of saying sheet, they say blanket or mattress and they say cup for plate, and the elimination of some words whenever they have to express long sentences. In pronunciation they make mistakes in pronuncing vowel and consonants which are absent in Indonesian like sh, sp, sk, ae, and in structure their mistakes are very specific that is the complexity of English itself.

The result of the interview shows that have no knowledge of practical law connected to their job. Therefore obstacles faced by them in the learning of English for Law is the new vocabulary that have never seen or studied before. Based on the findings the design of english for Law is developed. The design proposed is the learning package in the form of module including topics connectied to work contract, knoledge of passage documents, going to embassy, going to agent, expressing problems, cross cultural understanding, and international etiquette integrated to everyday English they have got. These topics are expected to be the protection in case they meet unexpected negative treatment in foreign countries.

Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJIPTUNMERPP
OrganizationD
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id