Print ...

Contributor...

  • Editor:

Path: Top

Rumah Panjang Tak Lagi Terlihat: Telaah Perubahan Agroekosistem di Kalimantan Barat

Publication from JBPTUNIKOMPP / 2012-06-30 07:36:50
By : Pujo Semedi & Bina Riyanto, KONPHALINDO
Created : 2002-09-26, with files

Keyword : lingkungan, Kalimantan Barat, Dayak, Hutan, Indigenous knowledge

Provinsi Kalimantan Barat menyimpan kekayaan utama berupa hutan tropik yang luas dan lahannya dimanfaatkan pendu-duk setempat untuk pertanian ladang dalam kondisi yang sepe-nuhnya berkelanjutan. Praktek perladangan selama ribuan tahun di wilayah ini tidak menimbulkan kerusakan hutan dan lingkungan, sehingga ketika komersialisasi hutan dimulai sekitar akhir dasawarsa 60-an, para pengusaha masih menemukan hutan tropik yang amat melimpah.

Keadaan itu kini berubah. Hutan tropik diubah menjadi lahan eksploitasi kayu hutan yang dilanjutkan dengan HTI atau perkebunan. Usaha penebangan melalui HPH ternyata sangat boros hutan, jauh lebih boros dibanding dengan perladangan yang selama ini dianggap sebagai sumber kerusakan hutan. Program TPI yang ditujukan pemerintah kepada para pengusaha HPH untuk menjamin kelestarian rotasi penebangan sering dilakukan seram-pangan, sekedar memenuhi persyaratan.

Buku ini menyajikan perubahan hutan tropik di Kalimantan Barat yang ternyata tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga membawa masalah sosial. Usaha HTI dan PIR banyak mendatangkan masalah lingkungan, terutama karena sifatnya yang monokultur (mananam satu jenis tanaman), membutuhkan masuk-an unsur hara yang sangat tinggi, dan rentan terhadap serangan hama endemik. Sementara masalah sosial timbul karena HTI memerlukan tenaga kerja yang besar tetapi tenaga kerja yang diserap dari Jawa dan Sumatera (melalui program transmigrasi/ HTI-trans), bukannya penduduk setempat. Ironisnya, para trans-migran yang diharapkan memberi contoh bertani kepada penduduk setempat, malah meninggalkan desa transnya untuk mengadu nasib di kota. Kehidupan modern yang bersumbu di kota-kota merembes ke pedesaan dalam bentuknya yang paling dangkal (baca: gaya hidup), bukannya pemberdayaan potensi sosial ekono-mi masyarakat.

Description Alternative :

Provinsi Kalimantan Barat menyimpan kekayaan utama berupa hutan tropik yang luas dan lahannya dimanfaatkan pendu-duk setempat untuk pertanian ladang dalam kondisi yang sepe-nuhnya berkelanjutan. Praktek perladangan selama ribuan tahun di wilayah ini tidak menimbulkan kerusakan hutan dan lingkungan, sehingga ketika komersialisasi hutan dimulai sekitar akhir dasawarsa 60-an, para pengusaha masih menemukan hutan tropik yang amat melimpah.

Keadaan itu kini berubah. Hutan tropik diubah menjadi lahan eksploitasi kayu hutan yang dilanjutkan dengan HTI atau perkebunan. Usaha penebangan melalui HPH ternyata sangat boros hutan, jauh lebih boros dibanding dengan perladangan yang selama ini dianggap sebagai sumber kerusakan hutan. Program TPI yang ditujukan pemerintah kepada para pengusaha HPH untuk menjamin kelestarian rotasi penebangan sering dilakukan seram-pangan, sekedar memenuhi persyaratan.

Buku ini menyajikan perubahan hutan tropik di Kalimantan Barat yang ternyata tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga membawa masalah sosial. Usaha HTI dan PIR banyak mendatangkan masalah lingkungan, terutama karena sifatnya yang monokultur (mananam satu jenis tanaman), membutuhkan masuk-an unsur hara yang sangat tinggi, dan rentan terhadap serangan hama endemik. Sementara masalah sosial timbul karena HTI memerlukan tenaga kerja yang besar tetapi tenaga kerja yang diserap dari Jawa dan Sumatera (melalui program transmigrasi/ HTI-trans), bukannya penduduk setempat. Ironisnya, para trans-migran yang diharapkan memberi contoh bertani kepada penduduk setempat, malah meninggalkan desa transnya untuk mengadu nasib di kota. Kehidupan modern yang bersumbu di kota-kota merembes ke pedesaan dalam bentuknya yang paling dangkal (baca: gaya hidup), bukannya pemberdayaan potensi sosial ekono-mi masyarakat.


Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationK
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id